Mendadak Travelling – Solo: Where to sleep – Rumah Turi Solo

Standard

Dari sejak berangan-angan travelling ke Solo, saya sudah ngincer hotel yang satu ini. Namanya Rumah Turi. Kok ngincer? Jawabannya karena di situs resmi hotel ini, disebut-sebut sebagai eco-friendly hotel, yang mana dimana seluruh fasilitas yang ada di hotel tersebut sedemikian rupa dimaksimalkan dari alam untuk alam, begitulah kira-kira. Dan saya penasaran, ingin membuktikan ke-eco-friendly-an hotel ini.

Tapi ternyata saya salah.
Bukan eco-friendly yang pertama kali menyambut saya, tapi justru friendliness dari staf hotel yang membuat saya berasa ada di rumah. Literally loh.

Dari sejak saya dan suami dijemput oleh staf hotel di bandara, saya sudah berasa seperti sebuah keluarga yang pulang ke Solo, dijemput oleh supir pribadinya, lalu diceritakan perkembangan Solo yang terlewat oleh kami, selama kami pergi. Diselingi gelak tawa renyah. Ikrib amat ya, padahal baru juga kenalan sekian menit yang lalu. Tapi, well… it’s just a part of the service lah, begitu pikir saya.

Namun, berangsur-angsur pemikiran tentang “hanya sekedar bagian dari servis” itu meluruh dari kepala saya, tatkala Avanza kelabu milik hotel memasuki daerah perumahan. Lho? Hotelnya kok di dalam komplek perumahan? Bukan di pinggir jalan protokol gitu?
Ya, hotel ini terletak di dalam komplek perumahan. Kurang friendly gimana coba? Menempatkan hotel dalam sebuah komplek perumahan itu bukan cuman sekedar friendly, tapi secara tidak langsung membuat kita jadi berasa jadi bagian dari warga itu, we’re not just a ‘tourist’. Benar-benar berasa seperti pulang kampung. Setiap kali seliweran di komplek, bertemu dengan penghuni komplek dan disapa ramah oleh mereka, damn! That surely makes you feel at HOME, aight?

Terletak di dalam komplek begitu, akses ke tengah kotanya bagaimana?
Eits, jangan takut, mau kemana sih? Ke mall? 15 menit jalan santai udah sampe deh di mall terbaru dan terbesar di Solo, Solo Paragon. Mau ke Slamet Riyadi? Tinggal lanjut jalan 5 menitan, udah sampe ke depan jalan Slamet Riyadi, ngesot dikit ke kanan, udah sampe di Lojigandrung, rumah dinas walikota Solo. Jadi intinya, bisa dibilang hotel ini, is a hidden serenity and tranquility in a hussle bustle city life. Nice!

Lalu bagaimana dengan hotelnya sendiri? Benar eco-friendly?
Well, karena didalam komplek perumahan, maka jangan harap kalau hotel ini termasuk high rise building, cukup 2 lantai saja, dengan taman di tengah, di depan, dan di atas bangunan. Di…atas?? Iyap! Hotel ini punya taman di lantai dua juga. Intinya, hotel ini dikelilingi oleh ruang hijau yang bikin tentrem mata. Lalu, bangunan hotel pun tidak seperti hotel-hotel lainnya, malah cenderung seperti rumah, hanya saja rumahnya punya sekitar 20an kamar, gitu. Hotelnya sendiri tidak seluas hotel-hotel lain yang mungkin memakan tanah berhektar-hektar. Namun, pemiliknya mampu memanfaatkan lahan sehingga tetap terlihat luas dan nyaman bagi penghuni hotel untuk bersantai.

signage yang simple

signage yang simple

Yang menyambut kami saat tiba di hotel adalah suara gemericik air yang persis seperti suara air hujan menerpa tanah, sampai kaget kami pikir hujan mendadak turun di cuaca pagi yang sementlep itu. Tapi ternyata, suara gemericik ‘air hujan’ itu adalah hujan buatan yang merupakan hasil dari filterisasi air bekas pakai penghuni hotel, yang kemudian digunakan untuk menyirami taman. Ha?! Iya! Jadi, air bekas mandi atau bekas cucian di hotel ini di filterisasi menjadi air bersih yang kemudian digunakan sebagai air untuk flush toilet, maupun untuk menyiram tanaman. Super Nice!

hujan buatan di rumah turi

hujan buatan di rumah turi

tempat filterisasi air

tempat filterisasi air

Di hotel ini, yang jadi ciri khas adalah temboknya yang berwarna coklat seperti tanah. Iseng, si suami bertanya kepada mba front-desknya cat apa yang digunakan. Eh, ternyata gak pake cat loh. Jadi, warna tembok itu adalah warna alami campuran semen dan pecahan genting. Hak! Jadi genteng ditumbuk halus, lalu dicampur dengan semen dan dipoleskan ke dinding. Aiymaakk! Unik ya?

Seakan gak berenti disitu saja ke-ecofriendly-an hotel ini, karena yang lucunya, tiap sore, selain mendengarkan gemericik hujan buatan, hidung saya juga selalu dimanja dengan aroma tipis sereh yang menggelitik. Mba-mba front desk sampai memohon maaf pada kami atas hal itu, karena takut kami berpikir kalau hotel ini hotel klenik atau mistis. Kami ngakak mendengarnya, dan berkata kalau kami justru suka dengan aroma itu. Anget. Ternyata, menurut penjelasannya, aroma itu berasal dari sereh yang dibakar, gunanya untuk mengusir nyamuk. Owalaah, now I know why their soap smells sereh😀

homemade soap - wangi sereh minus busa berlimpah :)

homemade soap – wangi sereh minus busa berlimpah🙂

Owh owh owh, one thing I luuurrvve about this hotel, di kamarnya juga disediakan sekian jenis majalah travelling sebagai pengusir ke-bosan-an bila terlalu malas keluar hotel dan memilih untuk bermalas-malasan di dalam kamar. Free afternoon snack and travelling magazines is the dynamite duo to kill the time, aight?? Exactly.

koleksi majalah pembunuh rasa bosan :D

koleksi majalah pembunuh rasa bosan😀

Jadi sudah yakin kan dengan tag “eco-friendly hotel” yang diusung oleh Rumah Turi ini? *manggut manggut penuh semangat* yakin seyakin yakinnya lah.

beranda depan cafetaria. nice

beranda depan cafetaria. nice🙂

Iih, semakin dibahas, saya jadi makin kangen dengan hotel yang satu ini deh. Dengan kenyamanan hotelnya, suara rintik hujan buatan yang menenangkan, friendly staf-nya, even dengan aroma sereh sabun cair homemade mereka.

Will I ever come back and stay here again? DEFINITELY A SUPER YES😀

__________________

2 responses »

    • terima kasih juga atas pelayanannya yang sangaaat berkesan bagi kami.
      nanti kalau kami main-main lagi ke Solo, pasti kami akan kembali ke Rumah Turi.
      psst, boleh minta diskon juga gak??😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s